MISTERI PISANG ROBOH
Saya dilahirkan dan dibesarkan di sebuah desa yang jauh dari kota. Namanya desa, sudah pasti yang ada di benak kita adalah rumahnya jarang-jarang. Antara rumah yang satu dengan rumah yang lain diselingi dengan tanaman yang rimbun atau semak belukar. Jadi wajarlah kalau masyarakat di desa selalu kental dengan yang namanya cerita tentang hantu. Masyarakat percaya bahwa hantu itu ada di tempat-tempat yang rimbun dan jauh dari keramaian. Orang-orang tua di desa selalu bercerita dengan anak-anaknya tentang hantu. Sebenarnya tujuan orang tua itu ada benarnya, supaya si anak jangan keluar malam dan keluyuran yang tidak ada gunanya. Akan tetapi, karena banyaknya cerita-cerita yang beredar, justru membuat anak-anak jadi takut beneran.
Pada waktu itu saya masih duduk di kelas tiga SD. Seperti kawan-kawan yang lain, sebelum maghrib saya dan ayuk saya pergi mengaji di surau yang berjarak 400 meter dari rumah kami. Pada waktu pergi dan mengikuti pengajian, tidak ada hal ganjil yang terjadi. Akan tetapi pada akhir pengajian, di mana kami selesai salat isya berjamaah, dan pulang, terjadilah cerita misteri yang saya ceritakan ini.
Pada saat salat isya berjamah, sebenarnya konsentrasi kami sudah agak buyar. Angin bertiup agak kencang, sebagai pertanda akan turun hujan. Yang kami pikirkan adalah cepat menyelesaikan salat, dan langsung lari pulang, agar tidak kehujanan di jalan.
Anggota pengajian di surau kami ini sebenarnya lumayan banyak. Sehingga meskipun pulangnya agak larut malam, kami tidak merasakan takut. Meskipun harus melewati tempat-tempat yang rimbun dan angker. Karena kami pulang berombongan. Biasanya bermain dulu sebelum pulang. Akan tetapi malam itu tidak seperti biasanya. Karena ada angin ribut, sepertinya mau turun hujan. Rombongan anak-anak pengajian berusaha menyelamatkan dirinya masing-masing. Sehingga saya dan ayuk saya terpisah dari rombongan.
Seperti biasanya, kami selalu ada cara untuk menyembunyikan rasa takut kami. Toh saya tidak sendirian. Kami berdua jalan santai disertai dengan bernyayi-nyanyi kecil. Sedekar untuk melupakan cerita-cerita tentang hantu yang sudah melekat karena terlalu sering diceritakan oleh para orang tua selama ini. Dari cerita-cerita yang beredar selama ini, sudah mulai terpetakan, tempat-tempat mana saja yang digolongkan sebagai tempat yang angker.
Meskipun kami sudah berusaha menyembunyikan rasa takut kami, pada saatnya kami melewati tempat-tempat yang dirasa angker, ada saja rasa takut yang menghinggapi. Dari cerita para orang tua, ciri-ciri daerah itu angker adalah kalau kita melintas di dekatnya, maka bulu kuduk kita berdiri dan tengkuk terasa merinding.
Ternyata cerita para orang tua itu bukanlah isapan jempol belaka. Hal itulah yang kami alami malam itu. Pas kami berdua melewati tempat yang angker, kami berdua sungguh merinding. Dan di situlah kami mengalami kejadian yang sangat misteri. Kami melihat dan mendengarkan suara pohon pisang roboh. Kami juga melihat dan mendengarkan suara bebek beterbangan karena pohon pisang yang roboh itu. Pohon pisang yang roboh itu tumbuh di gundukan tanah, dan robohnya ke comberan ke arah jalan yang kami lewati. Daun pisangnya memang tidak menyentuh kami, akan tapi sudah sangat dekat dengan kami. Kami juga merasakan percikan air comberan yang mengenai tubuh kami.
Menyaksikan kejadian yang ganjil itu, kami berdua lari tunggang langang. Akhirnya kami sampai di rumah, dan hujan ternyata belum turun juga. Dan kejadian pohon pisang yang roboh itu menjadi kejadian yang misteri karena, pada keesokan harinya saya menyaksikan ke tempat itu tidak ada satupun pohon pisang yang roboh. Di bawah pohon pisang itu memang ada beberapa ekor bebek berenang dan mencari makan di air comberan antara jalan dan gundukan tempat tumbuhnya pohon pisang.
Kejadian misteri ini, saya ceritakan karena saya benar-benar mengalaminya. Dari kejadian ini bisa kita ambil sisi positifnya, bahwa kita harus percaya bahwa makhuk halus itu ada. Namun kita juga harus percaya bahwa diri kita itu ada yang melindungi, yaitu Tuhan Yang Mahakuasa. Di situlah kita diwajibkan untuk berdoa, agar kita selamat dari makhluk harus yang menakut-nakuti kita.
Dari kejadian-kejadian ganjil yang pernah saya alami selanjutnya, membuat saya menyukai untuk menonton cerita-cerita misteri di tv, atau membaca cerita-cerima misteri di internet. Tujuan saya adalah supaya saya menjadi tidak takut lagi dengan yang namanya hantu. Keberadaan hantu kita percayai, tetapi tidak untuk ditakuti. Kita percaya bahwa hantu itu ada di mana-mana, kalau kita selalu takut dengan hantu, maka hidup kita tidak pernah tenang di manapun kita berada. Jadi yang terpenting adalah bagaimana kita harus berserah diri kepada Tuhan Yang Mahakuasa.
Sekian dulu cerita dari saya, dan nantikan cerita selanjutnya pada Cerita dalam Misteri.
Ditulis oleh Wagiran pada Malam Senin Kliwon tanggal 24 Mei 2021
Komentar
Posting Komentar